Pelayanan "RSUD Dumai", Tidak Manusiawi
Dumai, Riau Pena. Seiring berjalannya waktu, begitu pula semakin tuanya usia RSUD Kota Dumai. Semakin megahnya Pembangunan serta penambahan gedung serta fasilitas ruangan menunjukkan seharusnya semakin eksis pula RSUD Kota Dumai dibidang kesehatan.
Namun ternyata pelayanan yang diberikan tidak sebaik Gedung RSUDnya. Banyak masyarakat yang datang berobat tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya. Misalnya masyarakat yang akan berobat pada esok hari, maka sipasien subuh - subuh hari jam 04.30 wib sudah harus mendaftar diposko sekurity. Mengantri dan berdesakan. Setelah dapat nomor antrian, baru bisa mendaftar direcepsionisnya, itupun masih tetap mengantri dan wajib bayar biaya pendaftaran sebesar Rp 8000,-
Setelah mendaftar, sipasien diharuskan menunggu dokter yang mau dituju. Kadang menunggu hingga siang hari tak kunjung datang. Demikianlah sering nasib pasien yang berobat ke RSUD Dumai tersebut. Seolah tidak peduli dengan beban penyakit yang diderita sipasien, entah parah atau tidak, seakan akan dokternya tidak mau tau.
Terlebih lagi nasib pasien pengguna BPJS, seakan akan diperlakukan tidak manusiawi. Seperti dialami seorang bapak, TM, 48 th, pada minggu (3/2), pukul 09.30 wib, membawa anaknya berobat mata ke RSUD bagian UGD, karena kondisi mata anak tersebut sudah sangat parah, lansung dibawa ke UGD, tetapi setelah dokter jaganya bertanya dan tau berobat menggunakan bpjs, akhirnya sampai jam 14.30 wib tidak ditangani alias tidak mendapat tindakan apapun juga, dengan alasan klasik, dokter senior spesialis matanya tidak dapat dihubungi, ucap fokter jaga itu.
Setelah itu dokter jaga tersebut menganjurkan untuk kembali lagi esok harinya. Cukup miris memang, hanya dengan bermodal alasan dokter spesialis mata tidak dapat dihubungi berakibat tidak ditangani selama 5,5 jam dari 09.30 wib, alih - alih hanya disuruh datang besok lagi lansung kebagian mata. Begitu yang dialami TM, salah satu contoh nyata penghuna bpjs di RSUD Dumai. (tom).

Belum ada Komentar untuk "Pelayanan "RSUD Dumai", Tidak Manusiawi"
Posting Komentar